CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Tuesday, 28 June 2011

Didik hati dengan qasidah



Dalam perjalanan ini, resah dan lelah terkadang datang mengundang. Menduga kesabaran, menguji keimanan. Diduga segenap ruang. Terasa tak tertanggung hati ini. Namun, percayalah, tidak ada kejadiannya yang sia-sia. Tidak ada sama sekali. Setiap peristiwa, setiap episod kehidupan, punya pelajaran bg yg melihat. Melihat bkn hanya dgn mata kasar, tapi melihat 
dgn mata hati. :)



♪♫•*¨*•.¸¸❤Astana Jiwa❤¸¸.•*¨*•♫♪

Terlena di alut derita
Di mana rindu yang terluka
Tak bisa menerka
Kisah cinta yang ku harap selamanya

Terjaga ku diburu pilu
Dimalu rasa yang keliru
Dengarkan hatiku
Yang mendamba pada cinta yang satu
Teguh di jalanan berliku

Dengarkan lara dalam ku mencari cari makna
Tiada tertahan duka
Tiada upaya ku merana di dalam daku terleka
Hadir kasih mencengkam di jiwa

Terpaku hibaku mencari
Meratapi cinta fantasi
Tak daya sendiri
Tiada lagi
Satu yang ku paduhi
Mengejar cinta yang hakiki

Dengarkan lara dalam ku mencari cari makna
Tiada tertahan duka
Tiada upaya ku merana di dalam daku terleka
Hadir kasih mencengkam di jiwa

Kejutkanlah ku dari lena dan derita
Kau saja bisa melerainya
Dibawa tanpa dikau yang ternyata

Dengarkan lara diri tak bermaya dalam hampa
Rayu cinta selamanya ohhh
Tiada upaya ku merana didalam daku terleka
Hadir kasih mencengkam dijiwa

Astana jiwa hadirkan sinaran bercahaya
Hilangkanlah nestapa oh
Berhati lara hentikan lah derita tiba melanda
Hilang sangsi melebar kerana suria
Pahitnya pasti percaya selamanya





Ibarat menangkap gambar menggunakan filem, kita akan hargai setiap gambar yang diambil dengan keperincian sisi gambar tersebut. Setiap data diambil kira untuk menghasilkan gambar yang berkualiti.


Bila sesuatu yang kita harapkan telah hadir dalam hidup kita, janganlah terlalu gemar membandingi ia dengan milik orang lain, janganlah pula mencari kesempurnaan padanya kerana semua itu akan menjadikan hati kita mudah keliru dalam membuat penilaian.. lalu kita tinggalkannya walhal ianya adalah diantara yang terbaik untuk kita.. jangan sampai menyesal bila ia sudah menjadi milik orang lain..(◕‿◕✿)~


sharing is caring❤

〜∽∾∿{sukar bara}∿∾∽〜

Semakin lara kita didera bara—
kita laungkan juga pesan merdeka:
Demokrasi sebenderang mentari
sehasrat hajat semurni harga diri.

Lama resah kita—demokrasi luka;
lama duka kita—demokrasi lara.
Demokrasi yang angkuh, kita cemuhi;
suara bebas yang utuh, kita idami!

Dua abad lalu Sam Adams berseru:
(di Boston dijirus teh ke laut biru):
Tak diperlu gempita sorak yang gebu,
diperlu hanya unggun api yang syahdu.

Kini menyalalah unggun sakti itu;
kini merebaklah nyala unggun itu.
~unggun api oleh A.Samad Said~

Monday, 27 June 2011

Majlis kawen....

Alhamdulilah..selamat diijab kabulkan. Tahniah minah, barakallahhulakuma.
-
-
-
-
Next picture, photographer of the day, thanks to my big bro. Masani lah yang boleh bergambar sakan...hehe...
kacak...haha
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
pengapit yang tersepit..hehehe
sepupu manis saya, orang kuat majlis...hehe...dari kiri, tukang andam(syahtirah);thank you so much dear, bg lawa-lawa kami....hehehe,next her atiqah and sarah.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
baiklah, gambar seterusnya...jeng jeng jeng....

eh eh, saya la pulak...hehe...ok nie just assistant melaram of the day...
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
umi dan maklong yang tersayang, adik bradik yang paling sweet macam gula....hehehe
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
 hadiah dari kami sekeluarga, pilihan along.Pandai along pilih kek,sedap sangat...
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
geng-geng bujang(kecuali dihujung kiri dan kanan...sudah berpunya huhu)...berkenan sila mendaftarkan diri dirumah ibubapa kami...sain surat nikah terus...
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
--
-

---
Majlis tamat pada pukul 5 petang. Alhamdulilah, semua berjalan lancar, pahit manis hangit masin semua dikongsi bersama. 4 orang sepupu saya sudah selesai berkahwin, moga semuanya berbahagia. Who next????
Aduhai, terasa ingin lari jauh-jauh dari disoal siasat. Jawapan terbaik adalah masih belajar tapi ada juga bunyi-bunyi cengkerik yang kurang enak didengari,"ala masih belajar pun kalau da jodoh tu kawin jugak".Pekakkan telinga sambil makan pisang, dan senyum meleret(dalam hati tuhan sahaja yang tahu).

Friday, 24 June 2011

kawen...????

ok mood kawen...huhu...walhal cousin yang nk kawen, kita yang beria-ia...hurmmm...bila turn kita pulak yea...huhu...wait and see lah...bila dan dimana dan juga siapa Mr. Right saya...huhuhuhu

Thursday, 23 June 2011

cahaya di kala malam





"...malam ketidaksedaran kamu akan melihat terangnya hari siang. Kemudian kamu akan menghirup air wangi kenangan dan “bertaubat di awal pagi” terhadap ketidaksedaran (kelalaian) dan menyesali umur kamu yang dihabiskan di dalam lena. Kamu akan mendengar nyanyian burung bulbul di pagi hari dan kamu akan mendengarnya berkata: Mereka tidur sedikit sahaja di malam hari dan pada awal pagi mereka memohon keampunan Allah bimbangkan kepada cahaya-Nya sesiapa yang Dia kehendaki..'musafir sufi'

perubahan


Zaman sekarang ni kalau kita duduk sembang-sembang, kita akan dapati ramai dalam kalangan kita ini mahu berubah. Namun, banyak sangat alasan atau lebih manis jika kita katakan halangan. Antara halangan-halangan yang menduduki carta tertinggi dalam carta halangan nak berubah ialah kurangnya ilmu, persekitaran yang tak membina dan paling tersembunyi dalam diri ialah takut orang kata atau diperli.



Memang sudah sebati dalam budaya kehidupan masyarakat kita, bila  orang nak buat baik sahaja, adalah kata-kata yang kurang manis akan berbunyi. Tapi kalau buat jahat lagi lah dikeji. Jadi nak buat baik ke buat jahat?


Tenanglah wahai jiwa, takut apa nak buat baik, manusia takkan puas dengan kita. Sedangkan Nabi yang sempurna sekali pun sering dikeji oleh Abu Jahal dan Abu Lahab. Inikan kita yang solat pun di akhir waktu dan tak kurang yang meninggalkan solat. Benarlah kata-kata Imam Al Ghazali, benda yang paling ringan di dunia ini ialah meninggalkan solat kerana manusia sering mempermudah dan meringankan sembahyang disebabkan terlalu mementingkan urusan dunia. Benda yang paling dekat dengan kita pula ialah mati. Jadi Kalau tak berubah sekarang, bila lagi? Siapa tahu dia akan mati bila?


Tenanglah wahai hati, kalau nak berubah ingatlah mati, pasti akan dapat terjadi dan bukannya sekadar bermimpi di siang hari. Usah diambil kira kata orang. Kenapa pula macam tuh? Ielah kalau difikirkan sangat kata-kata orang yang perli perubahan kita, takkan ke manalah kita. Fikir macam ini sahaja, kalau kita tak berubah ke arah kebaikan, siapa nanti nak tolong jawab dalam kubur nanti, merekakah? Tidak kan? Jadi mengapa harus takut kepada kata-kata dan perlian mereka.


maka dengan itu,tanamkanlah azam untuk berubah. Jika antum lelaki, belajarlah untuk menjadi Imam kepada bakal isteri dan anak-anak. Jika antunna ialah wanita, belajarlah untuk menjadi seorang isteri solehah dan ibu yang baik buat bakal anak2 dan suami antum/antunna. Alah, rilek la, lambat lagi kot nak kahwin. Betul tu lambat lagi, tapi benda yang baik bukan mudah untuk dibuat, ia memerlukan masa untuk perubahan. Jadi mulakan dari sekarang.

selamat beramal(◕‿-)♫♪


Pahit Manis Sebuah Kehidupan♫♪♫♪♫♪♫♪

sakit hati, kesedihan, kemalangan, kecacatan,

itu semua adalah bentuk-bentuk pengajaran kehidupan yang sangat berharga.
Dengan mempelajarinya, mengamatinya dan menganalisis semua itu, maka kita akan mampu menghargai sebuah bentuk pengorbanan, perjuangan dan pengendalian diri dari semua hal kehidupan dan ianya adalah bukan suatu yang sia-sia.

dan hasil daripada itu, kita akan mendapatkan kejayaan, ketegaran, kedewasaan, dan kemajuan.


Wednesday, 22 June 2011

SAYA memanglah seorang pembaca buku yang lambat. Kurang tepat—saya adalah pengunyah buku yang lumat—atau mungkin, lebih tepat: saya adalah peleka buku sepenuh nikmat.Benar, saya bukanlah pembaca yang pelari. Bukan kerana saya tidak ingin cepat tiba ke akhir buku, tapi lebih kerana saya ingin lama bersapa—dan mendakap—setiap kata yang berlinang nikmat.Kata-kata adalah kerdip fikir dan bisik tafsir; kata-kata juga adalah titian seni ke ilmu murni. Makanya, mengapa harus gopoh berlari, meninggal atau tertinggal pesan yang sakti? Mengapa tidak cuba sabar dan tekun berhenti, khusyuk meneliti, daripada hanya melihat (atau terlihat) imbas pepohon, kabus jendela atau kelibat insan!Ketika membaca, saya ingin benar menikmati permata ilmu, dan lebih bermakna, jika saya dapat juga mendengar debur ombak di pantai qalbu. Juga, mendengar senandung alam semesta.Selalunya, serentak saya mengunyah tiga empat buku (ia boleh suara Tariq Ramadan atau telahan J. Esposito; ia juga boleh bentak Ravi Batra atau deklamasi Rendra). Saya menikmati setiap yang dilihat, mendengar getar irama kekata, menekuni degup qalbu syahdu berseru, juga belajar menggali falsafi baru.Buku yang baik—tua dipandang, muda disayang. Setiap halamannya adalah pepintu baru, penyegar bijak, pendidik luhur, pendekat matlamat. Buku itu pengalaman. Jika berduka isi, ia sepantun lelaki sedu atau wanita pilu. Jika bergelora isi, ia adalah pelaut di gelombang atau pendaki di puncak suram.Begitulah sesedikitnya—kalau benarlah sedikit—jasa buku terpilih. Ia lambat dibaca, tapi amat bergema gaungnya. Dan dalam khusyuk tertentu buku menyemai mimpi yang dahsyat, menuai celek yang nikmat.Cuma, elakkanlah musim jemu—seperti dijauhkan saya dari pengkhianat, buku tebal yang tipis. Sebaiknya, curahilah saya halaman nan wangi—seperti dekatkan saya kepada adegan terindah, buku yang tipis tapi yang sasa.Makanya, temukan saya khazanah Usman; pimpin saya ke rubaiyat Khayam; dekatkan saya ke api Rumi; syahdui saya ke ayat suci. Dan jangan lupa, jauhkan saya dari kuasawan licik, niagawan berpeta dan bangsawan pelupa!Begitulah ragam saya membaca. Berbisik yang lambat, mengunyah yang lumat.-A.SAMAD SAID,MENDENGAR OMBAK DI PANTAI QALBU


A.samad said...seorang tokoh ilmuaan yang terkenal dengan sastera melayu, saya mengenali nama beliau semasa saya berumur 10 tahun...beliau menjadi inspirasi saya untuk membaca buku dikala itu saya baru merangkak-rangkak mengenal perkataan yang baru mahupun yang pendek...saya akui saya sangat lambat membaca dan menulis, sedangkan budak yang sebaya saya sangat hebat dalam membaca karangan dan menulis karangan. Pabila diejek oleh guru dan kawan sepermainan tidak menjatuhkan semangat saya untuk terus mengeja dan membaca buku malahan saya jadikan ia sebagai cabaran untuk saya terus maju ke hadapan. Saya cuma berpegang kepada satu kata iaitu apa yang berlaku pada hari ini pasti ada hikmahnya, ya saya sedang menikmati hikmah yang diberi di atas sana. Walaupun lama menunggu tetapi kesabaran mengajar saya erti kehidupan. Dari membaca kita memdapat banyak ilmu. Umie seorang yang sabar menghadapi dugaan hidup, sabar mengajar anak dia yang seorang ini. Bergenang airmata seorang ibu pabila mengetahui anak perempuan dia tidak tahu membaca. Mulai hari itu, saya nekad untuk tebus kembali airmata umie, walaupun lambat tetapi membuahkan hasil. Alhamdulilah, segulung diploma untuk umie dan sekarang ijazah pertama saya pula akan diberi kepada umie, insyallah.

Tuesday, 21 June 2011

there's a feeling inside me

كام واحد فينا عايش مع حد مكنش بيتمناه
How many of us are living with someone they didnt wish for
واللى بيتمناه عايش مع غيره وغيره مكنش بيمتناه
And the one he wished for is living with another, and the other didnt wish for him
واظطر يقبل حب مكنش فى يوم ليه ولا كان على هواءه جوايا احساس بيموتنى
And they had to accept a love that wasnt ever theirs, I have a feeling inside me thats killing me 
ومشاعرى اعمل ايه فيها
What shall I do with my feelings
احساس بيخنقنى واعمل ايه دى حاجة مقدرش اتكلم فيها
A feeling suffocating me, and what can I do, these are things I cant talk about
وخصوصا بعد لما بقا بينا حاجات لازم نكمل ونعيش ليها
Especially after there became things between us we need to finish and live for

بيبقا فى حضنى وبين ايديه وعقلى وقلبى مش وياه
He's in my lap, between my hands, and my mind and heart arent with him
مع حد تانى كان نفسى هو مكانه وانا ابقا معاه
With another, I wish he's in his place, and Im with him
ودى اخرت اللى يحب بعقله ويلغى مشاعره ويحسبها
And this is the state one who loves with his mind and cancels his feelings, weighing them, reaches

فى مرة حبيبى غلط فى اسمى سالته ورد وقال مقصدش
Once my lover made a mistake in my name, I asked him and he said I didnt mean it
مش يمكن برضه حاسس هو نفس الاحساس وانا معرفش
Isnt it possible that he's feeling the same as me and I dont know
يلا ادينى خرجت حاجات جوايا حاسسها ومبتشفش
At least I've let out some things Im feeling inside me

جوايا احساس بيموتنى 
Inside me there are feelings that are killing me
ومشاعرى اعمل ايه فيها
What shall I do with my feelings
احساس بيخنقنى واعمل ايه دى حاجة مقدرش اتكلم فيها
A feeling suffocating me, and what can I do, these are things I cant talk about
وخصوصا بعد لما بقا بينا حاجات لازم نكمل ونعيش ليها
Especially after there became things between us we need to finish and live for

Monday, 20 June 2011

Kita sebagai musafir(∩▂∩)❤

Diri kita musafir , kadang-kadang rebah di perjalanan
kabur destinasi yang dituju
lantas tautan ukhuwah merealitikan segalanya ..
hakikatnya kembara sufi memang sukar...
kerana noda tak henti-henti bertapak di hati
ya ALLAH , kami tidak mampu menjaga hati ini
andai KAU tidak iringi langkahan kami dengan kekuatan...
maka hadirkanlah secebis rahmatMU kepada kami agar
perjalanan menujuMU Tuhan kian bererti
bersama bunga-bunga taqwa yang kian mekar di taman hati....
ameen.



sumber:citra insan blogspot

❤The real beauty and core 'taqwa'❤

An old woman whose face was shining with joy and beauty was asked: 

What sort of makeup do you use?


She said,

 I use for my lips the Truth
for my voice remembrance of Allah, for 
my eyes lowering my gaze
for my hand performance of good deeds
for my body sincerity and straightness
for my heart the love of Allah,
for my mind wisdom
for my soul obedience of Allah, 
and for my desire the Faith (Iman)♥


Abdullah Ibn Abbas said: 
"A good deed reflects brightness in the face, a light in the heart, abundance inlivelihoodstrength in the body and love in peoples' hearts.
sin reflects darkness on the face and heart, weakness in the body, scarcity in livelihood and hatred in peoples' hearts." 
another beautiful words, 


But among the bedouins are some who believe in Allah and the Last Day and consider what they spend as means of nearness to Allah (infaq) and of [obtaining] invocations of the Messenger. Unquestionably, it is a means of nearness for them. Allah will admit them to His mercy. Indeed, Allah is Forgiving and Merciful. At-Taubah 9:99 ♥

♪♫•*¨*•.¸¸❤Short Term Loan❤¸¸.•*¨*•♫♪

Astaghfirullahal azim.. 
Astaghfirullah
Astaghfirullah..

Robbana,
jangan Kau palingkan hati ini setelah Engkau beri hidayah. 
Kurniakan aku istiqamah..

short-term loan.
Tiba masa perlu dipulangkan kembali. Tak boleh extend. 
Kuantitinya sangat limited. Begitu juga nyawa, jiwa, hidayah yang kita ada. 
Hanya dipinjamkan seketika saja. Tiba masa akan kembali pada empunya segala-Nya. 
Segalanya bukan milik kita. Segala yang kita ada bukan milik kita. 

Yang memiliki, 
Dia lah Tuhan yang menciptakan. Tempat kita kembali..

sekejap iman naik, sekejap iman turun.
ya Allah..jangan biar aku lalai terleka dalam anganan yang panjang. 

 Ask Allah for forgiveness for the past,be ihsaan in your amaal for the present, and maintain husnuzzon with Allah for the uncertain future.♥